Ringkasan Buku Non Fiksi Tentang Sumber Daya Manusia

Di halaman ini Anda dapat membaca cuplikan dari judul-judul yang membahas tentang Sumber Daya Manusia. Tentu di halaman ini hanya ditampilkan sebagian kecil saja. Untuk membaca dan mendengarkan versi yang lebih lengkap, Anda bisa menjadi bagian dari Swarabuku.com dengan berlangganan.

Overcoming Mobbing – Maureen Duffy dan Len Sperry

Para korban mobbing di tempat kerja tidak hanya mengalami kecemasan dan kesedihan, karir mereka juga direnggut, hubungan mereka hancur, dan kepercayaan mereka pada orang lain dan diri mereka sendiri benar-benar hancur.

Ini tidak hanya mempengaruhi korban itu sendiri, tetapi kehidupan semua orang yang dekat dengan korban juga. Akibatnya, kesehatan mental dan fisik seseorang dapat menjadi rusak dan kehidupan dapat hancur.

Namun, korban tidak harus menyerah pada efek mobbing, mereka dapat membangun kembali diri mereka sendiri dan bangkit kembali. Dengan teknik yang tepat, seperti berduka atas kehilangan dan mencari jaringan pendukung, korban dapat mengatasi kerusakan yang ditimbulkan oleh mobbing.

Selain itu, perusahaan juga dapat mengatasi masalah mobbing dan mengambil pendekatan proaktif untuk mencegahnya terjadi.

Perusahaan yang lebih fokus pada kesehatan orang-orang mereka daripada keuntungan perusahaan mereka, bukanlah perusahaan yang buruk. Sebab, karyawan yang sehat mengarah ke lingkungan kerja yang sehat, yang dapat menghasilkan lebih banyak keuntungan.

Untuk membaca dan mendengar selengkapnya, silakan berlangganan di https://swarabuku.com/home

The Fearless Organization – Amy C. Edmondson

Banyak manajer menggunakan rasa takut sebagai motivator di tempat kerja. Hal ini sering terjadi karena keyakinan yang salah arah, bahwa rasa takut akan kegagalan akan mendorong orang untuk melakukan yang terbaik.

Tetapi ketika orang takut diejek atau diremehkan di tempat kerja, hal itu justru memicu reaksi sebaliknya; sebaliknya, orang-orang berkinerja buruk atau mencoba membuat diri mereka kurang terlihat.

Sayangnya, ini berarti banyak kantor kehilangan ide dan kontribusi berharga dari karyawan yang ingin menunjukkan potensi penuh mereka. Keamanan psikologis mendorong pertumbuhan di tempat kerja dengan menghilangkan budaya ketakutan ini dan menggantinya dengan komunikasi yang terbuka dan jujur.

Keamanan psikologis didasarkan pada keyakinan bahwa memberikan suara kepada setiap orang memungkinkan orang untuk bekerja sama dalam budaya harmoni dan saling menghormati.

Jadi, jika Anda menginginkan kantor yang sehat, bahagia, dan berkinerja tinggi, mulailah dengan memastikan semua orang merasa aman untuk berbicara dan bersinar.

Untuk membaca dan mendengar selengkapnya, silakan berlangganan di https://swarabuku.com/home